RSS Feed

belajar “kurang ajar” sama Allah, siapa takut…

Gambar

oke, sebelum saya awali, ada informasi yang mungkin kawan kawan belum mendengarnya… ketika saya mencari refrensi buat catatan ini ada berita baru yang membuat saya mengelus dada, ternyata di tahun ini ada DUA AGAMA baru yang muncul ( mungkin ini cuma berita HOAX ) , masih ndak percaya?? silahkan saja buka blog mereka, ini salah satu link blog mereka :

http://agamasmashblast.blogspot.com/

http://tuhancherrybelle.blogspot.com.

tak hanya di blog, ada juga yang eksis lewat twitter @Agama_Smash dengan motto di akunnya ( Sembahlah Tuhan Smash Pujalah Keagungan dan Kegantengannya Tuhan Smash Maha Kuasa Maha Besar Maha Agung Maha Sempurna )

satu agama  lagi @AgamaChibi juga hampir mirip ( Fans sejati adalah fans yang berani mengubah rasa cinta menjadi penghambaan kepada idolanya sendiri, yaitu dengan cara menganggap Cherry Belle sebagai Tuhan )

Tak jelas memang, maksud mereka membuatan blog serta akun-akun tersebut. namun anehnya follower-nya pun terbilang lumayan banyak. Timeline mereka berisi tweet-tweet dengan huruf kapital dan penuh nada kebencian terhadap pihak lain. Kurang kerjaan aja!

istighfar serta sholawat dalam hati beberapa kali…..

umm, baiklah langsung saja saya mencoba mengawali note ini dengan sebuah pernyataan bahwasanya ternyata saya dulu pun pernah “kurang ajar” sama Allah, beneran loh, ini baru saya sadari ketika kemarin tak sengaja menemukan buku kenangan sewaktu SMA dulu. saat itu saya dan ketiga temanku berfoto dengan pose layaknya cover album pertama DEWA 19 ( kata teman teman sih, hehe ) lokasinya di belakang sekolah, namun tiba tiba si kaget pun meloncat keluar ketika saya membacat kembali KESAN dan PESAN yang saya tulis dulu, yang isinya. . .

” Tuhan pun TERTAWA ketika melihat manusia berfikir”

oke setelah beberapa menit kemudian saya membongkar kembali brangkas ingatan yang terkunci lebih dari dua tahun yang lalu, ternyata kalimat itu saya dapatkan dari seorang kawan yang “nyeleneh” , kalimat ini ia katakan berasal dari bangsa yahudi yang terkenal akan kekuatan “otak” nya, dan sekedar informasi pemikirannya temanku ini sudah berbeda dengan yang lain atau bahasa kerennya sudah masuk wilayah pemikiran berfilsafat.

namun kali ini saya tidak membahas hal itu, namun lebih menekankan bahwasanya memang Tuhan itu akan TERTAWA bahkan sampai terbahak bahak ketika manusia berfikir, beneran, namun ingat kawan jangan sekali kali kalian mengartikannya dengan metode kontekstual oke🙂

nah untuk menambah kejelasan tema yang akan saya tulis di catatan kali ini, saya akan memasukkan kembali sebait puisi yang kemarin saya twit di media twitter, . . .

” layaknya KITAB SUCI, wanita memang sangat sulit untuk di pahami…”.

umm okelah mungkin twit itu memang buat seseorang yang spesial buat saya, namun di sisi lain secara halus saya menyindir apakah benar KITAB SUCI itu benar benar sulit untuk kita pahami??.

sebelum kita melangkah lebih lanjut, secara terang terangan saya mengajak kalian untuk “kurang ajar” dulu sama Allah, ehh bahasanya terlalu ekstrim ea?? hehe baiklah saya turunkan sedikit bahasanya, mari kita “merampas ilmuNya” dengan cara yakinkan pada diri kalian bahwasanya kita akan membuka doktrin yang selama ini telah membelenggu pemikiran kita tentang AGAMA, yang secara tidak langsung kita membantu untuk MENGKERDILKAN AGAMA, padahal agama iturahmatan lil ‘alamin kan??, ndak usah khawatir dan ragu kawan, Allah itu MAHA BIJAKSANA, bukan tukang ADAB yang sering di ceritakan ustad ustad kampung bahwasanya sebuah peradaban pada masa nabi musnah karena kiriman ADAB dari Allah,…

nah, menurut catatan sejarah yang ada, manusia mulai mencari siapa Tuhannya itu sejak 6000 SM dan kemunculan agama sendiri sudah lebih dari 4000 SM, yang sudah tentu hal itu di iringi dengan kitab sucinya. mulai dari agama Majusi, Hindu, Budha, Kristen, dan Islam.

Agama agama di atas pun mempunyai KITAB SUCI nya masing masing, yang menjadi perbedaanya ialah cara mereka “menggunakan” kitab suci tersebut. saat ini kitab yang masih terjaga ke orisinil nya jelas dan tidak bisa di bantah lagi ialah AL QURAN ( kitab suci yang paling banyak di hafal di seluruh muka bumi ), bandingkan dengan kitab INJIL yang memiliki PERJANJIAN LAMA & PERJANJIAN BARU yang pada abad pertengahan muncul kegelisahan ilmu di kalangan cendikiawan,  ilmu itu bernama hermeneutika yaitu sebuah ilmu yang membahas teks teks yang ada dalam kitab suci, yang jelas kalangan gereja menolak bahkan menghukum mereka yang mengkritik kitab sucinya ( perlu di ketahui pada abad pertengahan GEREJA sangatlah berkuasa )

umm terasa seperti presentasi ya?? hehe maaf karena memang saya di kampus terbiasa dengan tugas menulis, dan tugas paling banyak ialah membuat karya ilmiah berupa makalah, -_-”

sebagai umat muslim, kita wajib percaya dengan apa yang di sabdakan nabi dalam hadistnya ( ketika akan wafat ) yang intinya Beliau meninggalkan dua perkara yang barang siapa memegang teguh keduanya haqqul yaqien ndak bakalan tersesat, mereka berdua ialah al Quran dan as Sunnah…

dan bukti nyata muslim menjalankan sabda Beliau ialah dengan banyak sekali bermunculan tafsir tafsir al Quran serta kumpulan hadist hadist yang di rangkum oleh BOS BOS nya ilmu…

mereka menafsirkan alquran serta mengelompokan hadist tujuannya tak lain ialah memudahkan umat muslim untuk mengaplikasikannya, mempraktekan dalam kehidupan sehari hari …

oke, kalimat di atas ialah doktrin idealnya, namun realitanya masih buuuuuannyak sekali ( termasuk saya ) yang sangat sulit memahaminya, apa lagi mempraktekannya…hehe

merenung sejenak sambil mempermainkan kumis yang masih tumbuh se senti,..

maaf kawan ternyata presepsi kita keliru, ternyata Allah malah menantang kita dengan kalamNya bahwasanya al Quran itu sangat sangat bahkan suangaaaaaaat mudah untuk di pahami :)…

إِنَّا جَعَلْنَاهُ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

Innaa ja’alnaahu Qur aanan ‘arabbiyyal la’allakum ta’qiluuna.

“Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya)”. 

Allah telah memberikan jaminan kemudahan untuk kita ketika mempelajari Al Qurán, seperti terdapat di dalam QS Al Qomar ayat 17, 22, 32, & 40 sbb :

ولقد يسرنا القرءان للذكر فهل من مدكر

Wa laqod yassarnal qur aana lidz-dzikri fa hal mim muddakir

“Dan sesungguhnya telah Kami MEMUDAHKAN Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”

Jika kita lihat dari ayat ayat al qomar yang di ulang sampai empat kali, jika diungkapkan dalam bentuk lain seakan-akan Allah Swt berkata :

“Wahai orang-orang beriman, Sungguh…sungguh….sungguh…sungguh…. telah Kami mudahkan Al Qurán untuk pelajaran (dipelajari)”.

nah, apabila kita berbicara kepada seseorang dengan membuat penegasan seperti itu, tentu dalam rangka meyakinkan dan menunjukkan bahwa ucapan kita itu memang betul-betul seperti apa yang kita ucapkan.

Jaminan inilah yang semoga membuat kita menjadi optimis untuk semakin giat mempelajarinya, termasuk didalamnya mempelajari tata bahasa Arab ( yang sampai detik ini saya pun masih penasaran belajar tentang bahasa arab ).

huhu ini bagian pertama dulu kawan, bagian kedua kita lanjutkan lain waktu aja yang  mungkin temanya akan membahas tentang kesesatan kesesatan dalam penafsiran oleh para mufassir( masalah klasik, ketika muncul inspirasi selalu saja berbenturan dengan jadwal ngampus )

yaa semoga saja kalian bisa mengambil pelajaran inti dari oretan yang saya tulis, jangan lupa kawan selalu “kurang ajar” sama Allah…🙂, amin…

just a little boy – cemoro sewu

*catatan ini terinspirasi dari mata kuliah ulumul qur’an

About cemoro sewu

im just a little boy.... "Ini Memang Aku" Aku memang tidak pandai berbahasa arab, apa lagi hafal Al-Qur'an Aku juga bukan anak sholeh yang tanpa kekurangan Tapi apakah kamu menyadari kesempurnaan hanya milik-Nya??? Aku memang berilmu sedikit, Tapi aku berusaha bersungguh sungguh untuk mengamalkan apa yang sudah ku pelajari,. Aku juga bukan orang berilmu, Tapi aku selalu memiliki kemauan untuk menjadi orang berilmu dan mendalami ajaran agama-Nya Aku tidak juga pandai berteori, jago berbahasa, hafal beratus ratus Hadist, Tapi aku slalu berusaha mencari tau mana yang halal dan mana yang haram untuk kuterapkan, mengaplikasikan dalam kehidupanku. Aku juga bukan dari kalangan orang kaya dan bergelimang harta, Tapi aku bersyukur untuk kehidupan kami yang sederhana, bahkan aku tersenyum jika ada yang menyebut kami miskin, karena itu membuktikan dan menjauhkan kami jauh dari fitnah rejeki haram. aku merasa kasihan mendengar celoteh orang orang yang berkata : " buat apa kita beribadah ?? apa kita yakin ibadah kita di terima apa tidak??" seharusnya lebih baik mereka berkata : " kewajiban kita di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Tuhan,urusan di terima ataupun tidak di terima itu merupakan urusannya Tuhan..." yah memang ini lah aku... yang tak tahu apapun itu...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: