RSS Feed

Lelaki Normal Itu…

Posted on

GambarS

ia seorang laki laki normal, dengan kehidupan yang normal, dan juga perjalanan kehidupan yang normal. tahun tahun untuk sekolah pun ia lalui dengan normal, juga tahun untuk bekerja di jalani senormal matahari menyapamu siang ini, senormal bulan tersenyum padamu malam itu, juga senormal manusia yang sedang ingin mencari barokah di bulan suciMu.

 

Namun dunia tak senormal apa yang di anggapnya normal, karena dunia bukanlah sesuatu hal yang dapat di ukur oleh barometer biasa. karena di dalamnya terdapat berbagai macam hal yang selalu membawamu memilih dua pilihan yang sangat sulit, menikmati dunia dengan syukur atau dengan kufur, itulah pilihannya, namun ingat pilihan tersebut memiliki makna yang luas…

 

namun lelaki normal ini sepertinya harus berbenturan dengan takdir yang sulit baginya, bagai mana tidak, ia pada hitungan minggu, harus mengeluarkan uang hingga puluhan juta, demi ibu yang ia cintai ysng sedang sakit keras, demi melihat kembali senyum ibunya yang khas..

 

namun sayang, pada hitungan bulan, ia dan tabungannya mulai menipis,bahkan dengan terpaksa ia menipiskan keyakinan yang selama ini di pegangnya yaitu, tak akan pernah berbuat bodoh ( baca : dosa ).

 

tak ada pilihan lain bagi lelaki normal itu,selain utangan sudah menumpuk, bahkan penggadaian pun kesal melihat wajah normalnya yang setiap hari datang ke kantornya, Jalan SETAN pun terpaksa ia ambil, dengan meng korup uang setoran yang memang selama ini dia kerjakan dengan jujur, membuat dokumen palsu, membuat stempel palsu, semua itu ia rela lakukan demi sang ibu yang ia terus lakukan hingga berminggu minggu…

 

dan yang terakhir, rumah sakit yang menyebalkan pun memberi peringatan kepada lelaki normal itu, bahwasanya jikalau ingin membawa pulang ibundanya, maka ia harus menyetorkan uang sekian ratus juta secara tunai ( karena sudah menunggak ) …

 

tentu dengan tanggap lelaki normal itu menyodorkan uang cash sebanyak yang di inginkan rumah sakit. yang tentu semua uang itu dari hasil korupnya. yang tentu lelaki normal itu sudah siap lahir batin akan apa yang terjadi selanjutnya ..

 

sang ibu pulang dengan normal, . . senormal orang yang baru keluar dari rumah sakit, senormal kehidupan yang ulu pernah ia cicipi…

 

namun sang anak, yaitu lelaki normal itu pun mulai memasuki fase “segala perbuatan pasti ada balasannya”…

 

ia akhirnya di tangkap polisi atas rekomendasi perusahaan, dengan dugaan korupsi yang sudah menjadi icon negara tai ini…

 

lelaki normal itu dengan kenormalannya menjawab semua pertanyaan seputar perbuatan bodohnya, menyodorkan semua bukti yang memang jelas jelas semua uang yang di korupsi hanya untuk sang ibu, tak lebih, tak seperti koruptor lain yang menyonyakan uang, mentuhankan kehidupan, mendewakan kenikmatan sesaat yang sesat.

 

akhirnya meski lelaki normal itu masuk hotel prodeo karena ibunya, masyarakat, perusahan dan bahkan polisi yang memprosesnya tak pernah merasakan aura negative setelah melihat lelaki normal itu, namun mereka selalu mencium bau harum dari nama lelaki normal itu. bau bakti seorang anak pada sang ibu…

 

inilah dunia, yang katanya hanya sendau gurau belaka, yang katanya hanya sebuah kenikmatan sesaat saja, yang konon hanya menjadi tempat minum teh saja…

 

 

just a little boy, cemoro sewu

About cemoro sewu

im just a little boy.... "Ini Memang Aku" Aku memang tidak pandai berbahasa arab, apa lagi hafal Al-Qur'an Aku juga bukan anak sholeh yang tanpa kekurangan Tapi apakah kamu menyadari kesempurnaan hanya milik-Nya??? Aku memang berilmu sedikit, Tapi aku berusaha bersungguh sungguh untuk mengamalkan apa yang sudah ku pelajari,. Aku juga bukan orang berilmu, Tapi aku selalu memiliki kemauan untuk menjadi orang berilmu dan mendalami ajaran agama-Nya Aku tidak juga pandai berteori, jago berbahasa, hafal beratus ratus Hadist, Tapi aku slalu berusaha mencari tau mana yang halal dan mana yang haram untuk kuterapkan, mengaplikasikan dalam kehidupanku. Aku juga bukan dari kalangan orang kaya dan bergelimang harta, Tapi aku bersyukur untuk kehidupan kami yang sederhana, bahkan aku tersenyum jika ada yang menyebut kami miskin, karena itu membuktikan dan menjauhkan kami jauh dari fitnah rejeki haram. aku merasa kasihan mendengar celoteh orang orang yang berkata : " buat apa kita beribadah ?? apa kita yakin ibadah kita di terima apa tidak??" seharusnya lebih baik mereka berkata : " kewajiban kita di dunia ini adalah untuk beribadah kepada Tuhan,urusan di terima ataupun tidak di terima itu merupakan urusannya Tuhan..." yah memang ini lah aku... yang tak tahu apapun itu...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: