RSS Feed

Kepercayaan yang meyakinkan

Posted on

Pernah suatu ketika aku mendengar dari orang desa yang secara mantap mengatakan ” wes pasrah ae, lah wong sekabehane sampun wonten sing ngatur koq ” ( sudahlah, pasrah saja, kan semuanya sudah ada yang mengatur…)

 

dan menurut sepengetahuanku orang desa pun rata rata ber mainset sama dan tak jauh beda dengan kalimat di atas, mereka sangat yakin bahwasanya  ” manusia merupakan wayangnya Gusthi Pangeran, jadi ndak perlu khawatir akan kehidupannya, seperti janjiNya dalam al qur’an yang makhluk hidup di bumi semua rizkinya di tanggung oleh Allah..

 

Realitanya banyak dari mereka pun menuai apa yang mereka ykini, meski kelihatan sederhana dan serba pas pasan, namun rata rata mereka sangat sukses dalam hal di luar akal sehat, seperti mampu menyekolahkan anaknya sampai sarjanah, mampu mengisi sembilan perut meski rezki yang di dapat jauh di bawahnya, dan masih banyak lagi contoh yang mungkin kawan pun pernah mengetahuinya…

 

Beda lagi dengan kalangan orang kota, yang rata rata berpendidikan tinggi, menurut apa yang aku pahami mereka agak berbeda dalam menyikapi masalah yang di hadapi seperti orang desa di atas. Orang kota berkeyakinan USAHA dulu maka akan benar benar tahu hasil dari usaha tersebut, semakin besar usaha yang di lakukan semakin besar pula buah usaha yang di dapat, dan kenyataannya memang benar apa yang mereka yakini… orang lota pun mendapat apa yang mereka usahakan…

 

ini sangat menarik untuk di jadikan bahan diskusi, karena memang Allah telah berkoar dalam KALAMNYA ” tidak akan berubah suatu kaum, sebelum kaum itu merubahnya sendiri…”

 

nah dalam kasus ini baik dari kalangan orang desa maupun orang kota ada satu kesamaan di antara mereka, yaitu sebuah KEYAKINAN, nah keyakinan inilah yang membawa mereka dan menuntun menuju tujuannya…

 

Menurut Olsen dan kawan-kawan, “keyakinan merupakan gagasan spesifik mengenai berbagai aspek kehidupan yang diyakini sebagai sebuah kebenaran oleh pemiliknya, tanpa mempedulikan munculnya berbagai fakta yang menyimpang dari apa yang diyakini tersebut”

 

 

menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia keyakinan merupakan bagian agama atau religi yang berwujud konsep yang menjadi keyakinan (kepercayaan) para penganutnya.

 

Nah kita beragama karena kita “yakin” bahwa agama yang kita yakini merupakan agama yang benar, begitu pun yang memeluk agama lain, mereka pun “yakin” bahwasannya agama mereka yang benar.

 

inti dari uraian di atas ialah bahwasanya keyakinan yang ada dalam diri manusia merupakan hal yang sangat luar biasa pengaruhnya, baik buat dirinya maupun buat sekelilingnya. masih bingung?

 

saya akan mengambil contoh umum saja, kawan pasti tahu hantu kan? hantu merupakan makhluk halus yang di ciptakan Gusthi Pangeran, nah pernahkah kalian berfikir kenapa di seluruh belahan dunia ini hantunya berbeda? koq gag cuma satu jenis hantu saja? di indonesia terkenal pocong, nyi roro kidul dan begundalnya, di jepang terkenal hantu leher panjangnya, di cina terkenal vampirnya, di eropa terkenal drakulanya…

 

ini karena satu sebab, yaitu KEYAKINAN yang menjadi KEYAKINAN dan mengakar kuat pada diri manusia yang di pengaruhi tempat tinggal masing masing, seperti nyi roro kidul yang di yakini keberadaanya oleh masyarakat pulau jawa, maka jadi kenyataan apa yang mereka yakini…

 

nah konsep ini pun sama dengan orang desa maupun orang kota ketika menyikapi sebuah konsep takdir, intinya KEYAKINAN yang di miliki akan menjadikan mereka menemukan jalannya…

 

percayalah, sesungguhnya Allah Maha KUasa atas segala sesuatu…

 

Just a Little BoyGambar

Iklan

About cemoro sewu

Penyelam kata-kata...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: