RSS Feed

Cinta itu…

Bagaikan kedipan mata,tampa sadar kita melakukannya begitupun melupakannya…

 

Bagaikan lagu,dia memainkan melodi rasa dalam nyanyian hati…

 

Bagaikan kentut,kalau ditahan rasanya sakit.dan jika di lepas lega rasanya…

 

Bagaikan adonan,percampuran antara bumbu suka duka hidup bersama saling mengerti dan memahami diaduk dalam wajan rasa yang disebut kasih sayang…

 

Bagaikan kabut,dia bisa menyelimuti jiwa yang sepi namun juga bisa menipu mata…

 

Bagaikan handphone,menerima sinyal dari pancaran dua hati dan menulisnya dalam pesan singkat namun akurat,yaitu pesan isyarat…

 

Bagaikan bunga,dia menyebarkan serbuk serbuk bahagia bagi siapa aja yang ada di sekitarnya…

 

Bagaikan kipas angin,dia menyerap udara kesendirian dan balik menyemburkan hawa sejuk kebersamaan…

 

Bagaikan sambal,meski kerap sakit hati karena kepedasan,selalu terus saja di ulangi lagi…

 

Bagaikan lem,dia bisa merekatkan puing puing hati yang berserakan…

 

Bagaikan madu,dia manis dan bermanfaat sebagai obat hati…

 

Bagaikan udara,dia dapat di rasa,namun tidak dapat di raba…

Iklan

About cemoro sewu

Penyelam kata-kata...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: